Jumpa lagi ne kawan-kawan semua,semoga Kita semua selalu
dalam perlindungan Allah SWT, amiin..
Nah lagi-lagi tentang Jupiter mx niihh.. ane kaga’ ada
bosennya kalo ngomongin ni motor,disbanding ngomongin pacar mending
ngomongin ni motor..hehehee..
Kali ini tentang suatu system kelistrikan yang ada di
karburator. Lhhoo emang karburator ada system kelistrikannya?? Di beberapa
motor modern kaya gini system karburator juga ada system kelistrikannya. Ada
yang ngomong biar lebih irit lah,lebih bertenaga, lebih kenceng lah de el el.
Nih langsung simak aja postingannya yang ane ambil dari sebuah site yang bersumber
dari www.yamaha-friends.com.
Cekidotz!!!
Dari waktu ke waktu, teknologi
terus dikembangkan untuk sehingga menjadi lebih efisien. Begitu juga dibidang
automotif, perkembangan teknologi meningkatkan efisiensi mesin sehingga bahan
bakar yang dikonsumsi oleh mesin menjadi lebih hemat atau lebih irit. Sebagai
Konsumen Anda mungkin pernah mendengar adanya teknologi untuk mengatur timming
pengapian dengan sistem kontrol posisi bukaan gas. Sehingga melalui teknologi
ini timming pengapian pada ruang bakar di sepeda motor menjadi lebih maksimal
dan secara otomatis akan menyesuaikan dengan kondisi bukaan gas / jumlah bahan
bakar yang masuk dalam ruang bakar. Efisiensi mesin akan meningkat sehingga
bahan bakar yang dikonsumsi oleh mesin menjadi lebih hemat atau lebih irit.
Kontrol pengapian melalui CDI juga otomatis mengikuti kondisi yang terjadi pada
posisi bukaan gas. Mapping Pengapian terbaik pada CDI secara otomatis juga akan
memberikan efek terhadap performa dan efisiensi mesin motor tersebut. Itulah
kelebihan teknologi "Throttle Position Sensor"
Nah tentunya sebagai konsumen akan sangat bijak jika Anda
mengetahui bermacam-macam
teknologi ini sehingga mengetahui mana yang terbaik dan dapat memilih teknologi yang terbaik pula. Pada Yamaha Teknologi ini sering kali disebut TPS (Throttle Position Sensor) . Tapi hati-hati ada juga TPS dan TSS yang singkatannya juga berbeda, pada produk kompetitor TPS kalau di jabarkan adalah Throttle Position Switch dan TSS berarti Throttle Switch Sensor . Apa bedanya? Pada Throttle Position Sensor memakai sensor variable untuk mengukur bukaan gas pada bagian karburator, sedang pada Throttle Position Switch dan Throttle Switch Sensor , mereka masih menggunakan Switch sebagai tombol on/off, sistem ini bekerja secara manual Cuma untuk memindah dua posisi saja (dua mapping pengapian), jadi bukanlah model variable sensor yang mampu otomatis berubah menyesuaikan setiap kondisi bukaan gas yang terjadi. Tentu saja performa kerjanya sangat jauh berbeda walau namanya mirip-mirip. Throttle Position Sensor berkerja jauh lebih komplek dan jauh lebih baik dari model switch yang ada pada Throttle Position Switch dan Throttle Switch Sensor .
Seperti yang sudah kita bahas, teknologi Throttle Position Sensor adalah teknologi Throttle Position yang terbaik, dan inilah yang diaplikasikan Yamaha pada Jupiter MX . Lebih hebatnya lagi Yamaha yang terkenal mampu bikin motor yang dapat lari kencang tidak hanya menerapkan TPS saja pada mesin Jupiter MX untuk membuat konsumsi bahan bakarnya jadi irit, akan tetapi Jupiter MX walau irit tetap mampu berlari kencang. Karena itulah TPS ini dipadukan dan di- intregasi-kan dengan Pompa Akselerasi sehingga walau irit tetap dapat menghasilkan tarikan yang spontan. Cara kerjanya seperti ini:
Jika handle gas dibuka, maka udara akan bertambah dan membuat campuran menjadi kering (lebih banyak komposisi udara jika dibandingkan dengan Air Fuel Ratio yang Normal) sehingga akselerasi jadi buruk dan tersendat. Disini fungsi pompa akselerasi untuk menginjeksikan bahan bakar ke bagian Ventury di dalam karburator saat terjadi percepatan, sehingga mesin merespon dengan cepat dan tarikan spontan terjadi.
Dengan perpaduan teknologi TPS yang terbaik dan teknologi pompa akselerasi yang sudah intregasi dalam satu kesatuan sistem pengabutan bahan bakar, maka Jupiter MX memiliki teknologi Throttle Position yang terbaik sehingga memiliki efisiensi mesin 135cc yang terbaik, irit bahan bakar, tarikan responsif-spontan dan mampu berlari kencang.
Sumber : www.yamaha-friends.com
teknologi ini sehingga mengetahui mana yang terbaik dan dapat memilih teknologi yang terbaik pula. Pada Yamaha Teknologi ini sering kali disebut TPS (Throttle Position Sensor) . Tapi hati-hati ada juga TPS dan TSS yang singkatannya juga berbeda, pada produk kompetitor TPS kalau di jabarkan adalah Throttle Position Switch dan TSS berarti Throttle Switch Sensor . Apa bedanya? Pada Throttle Position Sensor memakai sensor variable untuk mengukur bukaan gas pada bagian karburator, sedang pada Throttle Position Switch dan Throttle Switch Sensor , mereka masih menggunakan Switch sebagai tombol on/off, sistem ini bekerja secara manual Cuma untuk memindah dua posisi saja (dua mapping pengapian), jadi bukanlah model variable sensor yang mampu otomatis berubah menyesuaikan setiap kondisi bukaan gas yang terjadi. Tentu saja performa kerjanya sangat jauh berbeda walau namanya mirip-mirip. Throttle Position Sensor berkerja jauh lebih komplek dan jauh lebih baik dari model switch yang ada pada Throttle Position Switch dan Throttle Switch Sensor .
Seperti yang sudah kita bahas, teknologi Throttle Position Sensor adalah teknologi Throttle Position yang terbaik, dan inilah yang diaplikasikan Yamaha pada Jupiter MX . Lebih hebatnya lagi Yamaha yang terkenal mampu bikin motor yang dapat lari kencang tidak hanya menerapkan TPS saja pada mesin Jupiter MX untuk membuat konsumsi bahan bakarnya jadi irit, akan tetapi Jupiter MX walau irit tetap mampu berlari kencang. Karena itulah TPS ini dipadukan dan di- intregasi-kan dengan Pompa Akselerasi sehingga walau irit tetap dapat menghasilkan tarikan yang spontan. Cara kerjanya seperti ini:
Jika handle gas dibuka, maka udara akan bertambah dan membuat campuran menjadi kering (lebih banyak komposisi udara jika dibandingkan dengan Air Fuel Ratio yang Normal) sehingga akselerasi jadi buruk dan tersendat. Disini fungsi pompa akselerasi untuk menginjeksikan bahan bakar ke bagian Ventury di dalam karburator saat terjadi percepatan, sehingga mesin merespon dengan cepat dan tarikan spontan terjadi.
Dengan perpaduan teknologi TPS yang terbaik dan teknologi pompa akselerasi yang sudah intregasi dalam satu kesatuan sistem pengabutan bahan bakar, maka Jupiter MX memiliki teknologi Throttle Position yang terbaik sehingga memiliki efisiensi mesin 135cc yang terbaik, irit bahan bakar, tarikan responsif-spontan dan mampu berlari kencang.
Sumber : www.yamaha-friends.com
Nah udah pada tau kan sekarang tentang system TPS ntu apa,
makannya untuk motor sekelas Jupiter MX yang
berkapasitas mesin 135cc bisa irit kaya gitu.. tp ati-ati ya ngerawatnya, salah
perawatan sedikin aja bisa ngerusak system n komponen elektronik yang lain.
Untuk desain n ukuran ni motor udah pas bgt lah menurut ane ga kurang n
ga lebih.

thanks
BalasHapusouw gitu yaaa.... makasih deh info-nya
BalasHapusini tips motor yg menarik
BalasHapusbisa langsung dicoba
makasih infonya
👍👍👍 terima kasih untuk ilmunya....
BalasHapus